VAKSIN MALARIA
VAKSIN MALARIA Vaksin malaria telah dikembangkan sejak tahun 1960-an, dengan kemajuan substansial dalam dekade terakhir. Tanggal 6 Oktober 2021 menandai hari bersejarah dalam pengembangan vaksin malaria, dengan dirilisnya rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penggunaan vaksin malaria RTS,S/AS01 (RTS,S) secara luas di kalangan anak-anak yang tinggal di Afrika sub-Sahara dan wilayah lain dengan tingkat penularan malaria P. falciparum sedang hingga tinggi. Dua tahun kemudian, WHO menyetujui vaksin malaria kedua (R21/Matrix-M) untuk digunakan di negara-negara endemis malaria. Saat ini, terdapat dua vaksin malaria yang direkomendasikan untuk digunakan pada anak-anak yang tinggal di daerah dengan tingkat penularan malaria sedang hingga tinggi. Vaksin malaria yang ada saat ini mengurangi risiko malaria tanpa komplikasi hingga 40%, malaria berat hingga 30%, dan mortalitas akibat semua penyebab hingga 13%. VAKSIN RTS,S/AS01 /MOSQUIRIX Vaksin RTS,S memiliki profil ...