GARDASIL 9
GARDASIL 9
PENDAHULUAN
Gardasil 9 adalah vaksin pencegah virus HPV 9 type yaitu : 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.
Human papillomavirus (HPV) menyebar melalui kontak kulit ke kulit.
Infeksi HPV sangat umum sehingga hampir semua pria dan wanita akan terinfeksi setidaknya satu jenis HPV di suatu waktu dalam hidup mereka.
Infeksi HPV yang tidak kunjung sembuh dapat menyebabkan:
- Kanker serviks, vagina, dan vulva (pada wanita).
- Kanker penis (pada pria).
- Kanker anus.
- Kanker bagian belakang tenggorokan (orofaring).
CERVICAL CANCER PROTECTION RATE
Gardasil memberikan Perlindungan terhadap kanker leher rahim : 90 %
DOSIS
Gardasil dosis : 0,5 mL/dosis , Intra Muskular di deltoid muscle
JADWAL PEMBERIAN
0, 2, 6 bulan
EFEK SAMPING
Tidak ada efek samping serius yang terkait dengan vaksin HPV.
Pemantauan berkelanjutan dilakukan oleh CDC dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Sinkop (pingsan) dapat terjadi setelah prosedur medis apa pun, termasuk vaksinasi.
Remaja sebaiknya duduk atau berbaring selama vaksinasi dan tetap dalam posisi tersebut selama 15 menit setelah vaksinasi.
Hal ini untuk mencegah cedera akibat jatuh saat terjadi sinkop.
Efek samping yang paling umum biasanya ringan, seperti lengan yang sakit akibat suntikan.
- Nyeri, kemerahan, atau bengkak di lengan tempat suntikan.
- Demam.
- Sakit kepala atau merasa lelah.
- Mual.
- Nyeri otot atau sendi.
Kapan harus menghubungi 911
Reaksi alergi parah setelah vaksinasi jarang terjadi, tetapi dapat mengancam jiwa. Jika seseorang mengalami gejala reaksi alergi parah, yang dapat meliputi gatal-gatal, pembengkakan wajah dan tenggorokan, kesulitan bernapas, detak jantung cepat, pusing, dan lemas, segera hubungi 911.
WANITA HAMIL
Vaksin HPV tidak disetujui atau direkomendasikan untuk wanita hamil.
Namun, tes kehamilan sebelum vaksinasi tidak diperlukan.
KONTRA INDIKASI
Reaksi alergi berat (misalnya, anafilaksis) terhadap komponen vaksin atau setelah dosis vaksin HPV sebelumnya merupakan kontraindikasi untuk menerima vaksin HPV.
Vaksin HPV diproduksi dalam Saccharomyces cerevisiae (ragi roti) dan dikontraindikasikan untuk orang dengan riwayat hipersensitivitas langsung terhadap ragi.
Penyakit akut sedang atau berat merupakan peringatan untuk vaksinasi, dan vaksinasi harus ditunda sampai gejala penyakit akut membaik.
Penyakit akut ringan (misalnya, diare atau infeksi saluran pernapasan atas ringan, dengan atau tanpa demam) bukan alasan untuk menunda vaksinasi.
Komentar
Posting Komentar
"Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog ini!"