VAKSIN WAJIB DI INDONESIA
VAKSIN WAJIB DI INDONESIA
PENDAHULUAN
Di Indonesia, pemerintah mewajibkan sejumlah vaksinasi dasar lengkap sebagai bagian dari program imunisasi nasional untuk melindungi masyarakat , terutama anak-anak , dari penyakit menular berbahaya.
Program ini diatur oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi.
Berikut daftar vaksin wajib di Indonesia:
JADWAL IMUNISASI DASAR
| Usia Anak | Jenis Vaksin | Keterangan |
|---|---|---|
| Segera setelah lahir (0 bulan) | Hepatitis B (HB-0) | Diberikan dalam 24 jam setelah lahir, mencegah hepatitis B. |
| 0–1 bulan | BCG | Mencegah TBC, idealnya di bawah usia 1 bulan. |
| 0–1 bulan | Polio-1 (OPV-1) | Dapat diberikan sejak lahir. |
| 2 bulan | DPT-HB-Hib-1 dan Polio-2 | Vaksin kombinasi difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, Hib. |
| 3 bulan | DPT-HB-Hib-2 dan Polio-3 | Dosis kedua. |
| 4 bulan | DPT-HB-Hib-3, Polio-4, dan IPV (Polio suntik) | Dosis ketiga & IPV untuk perlindungan optimal. |
| 9 bulan | Campak / MR-1 | Mencegah campak dan rubella. |
JADWAL IMUNISASI LANJUTAN
| Usia Anak | Jenis Vaksin | Keterangan |
|---|---|---|
| 18 bulan | DPT-HB-Hib booster dan Campak/MR booster (ke-2) | Penguat kekebalan setelah imunisasi dasar. |
JADWAL IMUNISASI ANAK SEKOLAH
| Kelas Sekolah | Jenis Vaksin | Keterangan |
|---|---|---|
| Kelas 1 SD / MI | Campak/MR booster ke-3 dan DT (Difteri–Tetanus) | Mencegah difteri dan tetanus. |
| Kelas 2 SD / MI | Td (Tetanus–Difteri dosis kecil) | Penguat perlindungan terhadap tetanus dan difteri. |
| Kelas 5 SD / MI | Td booster dan HPV (untuk anak perempuan) | HPV mencegah kanker serviks, biasanya 2 dosis. |
Komentar
Posting Komentar
"Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog ini!"